Jemariku tak bertuan
Hela nafasku yang seakan membeku
Aroma kehidupan yang semakin mengharu biru
Seakan tidak adanya kehidupan lain selain aku
Tundukan sejenak hati dan kepala
Melihat apa yang ada dibawah
Mereka meraung
Mereka menangis
Mereka meringgis
Mulut terkunci tak bisa berkata
Hati berkata-kata
Betapa beruntungnya aku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar