Hari ini, tidak seperti biasanya saya bangun lebih pagi. Ya, tepatnya kurang lebih pukul 04:15 lah ya. Karena biasanya selalu bangun lewat jam 05:00, padahal semalam tidur cukup larut juga hampir jam 01:00 lebih lah. Terbangun gara-gara mimpi sakit typus kali yak. Abis bangun, keingetan ada yang mau berangkat subuh ke luar kota, dan bener aja Dia belum bangun. Diteleponin lah karena emang diharuskan berangkat lebih pagi, jadi saya pun beberapa kali telepon Dia. Syukurlah cuma butuh dua kali telepon, Dia udah bisa bangun. Karena biasanya lebih dari lima kali, bahkan pernah sampe lebih dari dua puluh kali, coba bayangkan kebluk-nya seperti apa. Tapi itu pas Dia tidur hampir subuh, dan Dia harus bangun pagi untuk kerja. Meskipun seperti demikian, saya tetap cinta, ealaaah.
Baru saja kemarin saya memuji diri sendiri, lebih tepatnya memuji hidung saya sendiri. Bukan, bukan karena jadi mancung atau gimana. Tapi saya memuji karena hidung saya agak normal di udara dingin, ya saya pikir sinusitis udah agak bisa diajak kompromi lah, karena udah hampir satu bulan saya bermukim di tempat yang dingin. Tapi nyatanya, sedih sih. Dari semenjak bangun tadi, sinusitis saya gak tanggung kambuhnya. Cape bersin iya, tisu numpuk bekas ingus pun iya. FYI, ingusnya cuma air, kan biasanya lendir tuh meskipun pertamanya lendir dulu. Ok udah agak jorok sih. Tapi terserah pandangan yang baca sih. Alhasil hidung panas terus memerah se-muka karena saya gak tahan sama gatel hidung yang konon disebabkan dengan udara dingin.
Udah ah, gak akan saya puji lagi.
Oh iya, terpikirkan sebelum nge-blog itu mau sarapan apa. Bikin sandwich, oat biscuits, atau oat with fruit? dan yang saya inginkan adalah, BUBUR AYAM! Sudah berapa lama saya tidak makan bubur ayam? hampi dua bulan, mungkin. Dan hmm oke, jam udah mulai menunjukan pukul 07:30 dan sepertinya mau nyari bubur ayam aja. Oh iya, tenang. Dia, yang aku bangunkan tadi sudah berangkat tadi kira-kira pukul 06:30 lah, dan besok aku akan berjumpa. Yeay!
Mwah!