Memang belakangan ini sering sekali menemukan beberapa (banyak) orang yang lebih memilih untuk kepo daripada untuk peduli. Tapi ada yang mengatakan bahwa "kepo is care".
Benarkah?
Benarkah?
Hal yang baru saja dialami adalah ketika gue dalam keadaan sakit, lalu terpaksa untuk pulang lebih awal, lalu besoknya masih belum kuat untuk beraktifitas. Beberapa atau hampir semua tidak ada yang menanyakan sakit apa? kenapa? atau sekedar bilang cepat sembuh.
Sempet kesel karena budaya disini ko gini ya? Padahal daerah sendiri, yang terkenal dengan peribahasa "Hade goreng ku basa". Tapi ini jauh dari apa yang diharapkan.
Yang ditanyakan adalah, surat sakitnya janga lupa, pekerjaan yang kemarin-kemarin, dan candaan-candaan yang gak tepat. It's so annoying!
Apa salahnya untuk sedikit peduli terhadap sesama makhluk? Karena dengan kita peduli, ada kepuasan dalam diri kita kalau kita sudah berbuat baik terhadap orang lain.
Sebegitu susahnya untuk bisa peduli?
Semahal apa bahasa itu?
Tapi, terbantu dengan dua orang yang gue anggap mereka itu blessing buat gue. Mereka gak nunggu saat mereka sendirian, lalu mereka jadi peduli sama gue. (belibet amat yak gue ngomong) Tapi, lagi keadaan apapun mereka akan tetap peduli.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar